Kamis, Desember 15

Puisi Galau

Galau

kegelisahanku bermula dari sebuah sore
tak lama lagi malam akan menemuiku bersama
suasana panas di dada

secangkir kopi sepertinya tak mampu
menghabiskan malam yang kian berliku
entah berapa tikungan lagi menuju dininya hari

rokokku telah mendekati aroma pahit
tapi ini sudah larut malam
pedagang akan bergerutu mendengar ketukan pintu
mengutang sebatang rokok

sesak ini semakin mengekang
hujan terus penuhi dada, padahal sajak ini ingin kuakhiri
tapi malam belum terlewat juga Ferdinaen Saragih (2009: Parter).

Puisi Lainnya

8 komentar

hehehehe persis seperti apa yang dialami teman saya . . .thanks puisinya mas..

follow di twitter @KamusOfGalau :D :D

hmmm galau tingkat tinggi yah mass???

thx puisi nya...

hmmm,virus galau sedang mewabah....:D

terimakasih konfirnya semoga tetap semngat dengan artikelnya.

WalauPun galau,,,
Tapi Penggunaan Bahasa'a TingKat Tinggi bgd
Keren dah :)

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top