Cerita Mini Ruang Favoritku

Cerita Mini Ruang Favoritku. Jika kau duduk membelakangi pintu kamarku, maka kau akan berhadapan dengan Tangkuban Perahu. Dua senti meter dari pintu itu ada sebuah jendela yang kutempeli alamat rumah mayaku, yang sekarang telah memudar, termakan rentang waktu. bukalah jendela itu, di sebelah kirinya persis di sudut ruangan itu, kuletakkan sebuah kotak, yang setiap detik gambarnya berubah. berjarak setengah meter maka kau akan menemukan barisan sumber ilmu.

Tanpa kau gerakkan matamu. satu wahana dengan sumber ilmu itu. akan kau dapati sebuah mesin kata, yang selalu kugunakan untuk mengeja, nah, itulah tempat favoritku. jika kau berbalik dari mesin kata itu, di situ ada sebuah lemari tiga pintu, berwarna merah maru, diatasnya masih kuletakkan botol minuman tahun baru.

Jika kau ingin berbaring untuk melepas lelahmu, persis di sebelah kiri mesin kata, dan sebelah kanan lemari merah maru itu, telah kutidurkan sebuah kasur, anggap saja itu punggung istrimu, yang kau tinggalkan tiga hari yang lalu. seperti aku menganggapnya betis emakku Ferdinaen Saragih (Bandung).

Cerita Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel