Kamis, November 17

Puisi Gila

Gila

dalam sendu
kupaksa bahagia
bersama butir nasi tanpa rasa

mengapa malam
tak tertawa juga?
mengikuti gerak bibir
yang kupaksa
untuk terbuka

malam semakin hampa saja
disaat kupaksakan lagi
untuk tertawa

mungkin ini sudahlah biasa
menjadi sebuah cerita duka
selamanya
sebelum kita menyebut
dunia terluka

Ferdinaen Saragih (2009: Desember).

Puisi Lainnya

3 komentar

IBX5829BEFF42CDB
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top