Ads Top

Metafora

 Metafora

Rintihan-rintihan sajak mendemaga dipangkal hatiku
Mengalir memenuhi seluruh pundi-pundi kesedihan
Tersimpan selama berabad-abad lamanya
Hingga satu katapun tak terjawab olehnya

Mungkin oleh kekasihku
Ataupun pemerintahku

Seluruh metafora itu sudah berjamur
Berkarat lesu oleh pupusnya fakta
Semua hanya dijawab kesunyian
Malam, siang. Semua Bersamaku ikut mati Ferdinaen Saragih (2008: Bandung).

Puisi Lainnya

No comments:

Powered by Blogger.