Puisi Rindu Merana

Puisi Rindu Merana

Lapangkanlah jalanku pada pertemuan
Agar lekas dahaga kemarau kerinduan
Dan kegelisahanku tak berbuah kegalauan
Sehingga tak sempat berujung
Pada amarah yang garang

Puisi Rindu Merana

Berawal dari kebisuan yang kau ciptakan
Menjadikanku pesakitan yang parah
Seperti pengantin yang kehilangan mempelai
Saat pesta pernikahan dilangsungkan

Aku kehilangan jejak bulan dan harum tubuhmu
Hingga malam-malam panjang
Tak mampu kuninabobokkan
Bayangmu tetap menari-nari dibenak
Saat kedua mata kupaksa untuk terbenam

Pulanglah sebelum kerinduanku usai
Dikubur kekosongan yang terlalu lama
Pulanglah sebelum terlambat
Agar kita sulam kenangan-kenangan
Yang tak pernah terlupakan, Ferdinaen 2013.

Koleksi Puisi Rindu

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel