Minggu, Juni 24

Puisi Perpisahan

Puisi Perpisahan ini berjudul “Adegan Kematian” Puisi ini pernah saya kirimkan ke salah satu pengumpul puisi, namun karena tidak ada kepastian, akhirnya saya posting di blog tercinta ini.

Adegan Kematian

saat mahkota kesucian
dimahkotakan kepadamu
angin berangsur-angsur hilang
bersama sore
dan raga yang melepuh perlahan

bunga-bunga akan layu,
esok pagi
dunia akan pulih kembali
setelah hujan dan air mata
tidak lagi punya perbekalan

lama kenangan manis
kuukir dalam ingatan-ingatanku,
di akhir episode
ada waktu senggang
yang meniadakan kebersamaan

lusa kerinduan akan setia
menemani setiap kenangan
dan kenangan akan pulih
pada waktu
yang sudah digariskan

dalam ketiadaanmu
dalam keadaanku
menjadi sebuah hal
yang tidak akan luput
dari ingatan

pergilah dengan senyuman
karena itu kehendaknya
pergilah
sampai aku menemuimu
pada adegan kematian berikutnya, Ferdinaen Saragih, Bandung, 2012.

Puisi Pilihan Lainnya

16 komentar

Puisi yang sangat romantis.

puisi tentang kematian,,,
jd takut aku,,

wah kapan kapan recues puisi tentang saling coment antar blog ya sob...hi he he he

Hanya satu kata...MANTEFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF...hahhayyyy

wah serem banget. kurang suka saya kalu sama puisi kematian dan yang sedih2. saya sukanya sama puisi romantis dan ceria.

Perpisahan adalah awal pertemuan.

Ada Pertemuan
Pasti akan ada Perpisahan,,,,
Maka PegunakanLah WktuMu Sebaik mungkin saat Saat Moment KebersamaanMu BeRsamanya Masih ada,,,,
Jgn Pernah Sia-Sia Kan dy yg telah Mejaga da MenyayangiMu,,,,

Takut bgt gan bacanya...
sampe merinding nich. . . .

wwiih keren banget tuuh puisinya ........

kalimat terakhinya bikin merinding.....

terima kasih sob , sudah mengingat kan saya akan adanya kematian.

sesuatu yang bernyawa itu bakalan mati.

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top