Selasa, Desember 20

Puisi Pertobatan

Malam Pertobatan

malam ini
semua candu kupuaskan
tetes-tetes anggur merah
raib sudah dalam setiap tegukan
nikotin kuhisap dalam-dalam
berputar memenuhi paru-paruku

aku muak
aku bosan
semua hanya konyol

pagi, aku terbangun dalam tidurku
dalam olengku
semua bagaikan mimpi
memuaskan malam terakhir
pertobatan Ferdinaen Saragih (2008: Setia Budhi).

Puisi Lainnya

21 komentar

hemmm, semoga pertaubatan yg nasuha. AMIin

Info yang bagus
Blogwalking.
Kunjungan baliknya juga ditunggu gan

artikel yang menarik untuk disimak.
salam kenal all:)

puisinya itu gan bikin menyentuh ke hati ni ,,,
makasih untuk puisinya,,
di tunggu postingsn terbarunya

selalu ada waktu bagi orang yang ingin bertobat...

ya puisi ini memberikan kepada orang yang mau bertobat dan banyak dosa

makasih untuk puisinya memotivasi banget nie

Jadi inget masa kelam baca puisi ini, semoga menjadi taubatan yg nasuha bagi semua yg membaca... bagus sob :)

wahhhhh...dalam sob puisinya...salam kenal n thanks

semoga tobatnya sungguh-sungguh dan tidak mengulanginya lagi .

hadir di sini membaca rangkaian kata indah sarat makna satu tujuaan ke arah TAUBAT :-)

semoga benar2 bertobat,,jangan hanya kata ...

tomat nih...alias tobat maksiat..

semoga bertobat jangan hanya dengan kata kata saja

siip ,, mantapp pisann gan ,,,

terimakasih banyak atas infonya sobat
ditunggu kunjungan baliknya

Bagus gan
Tugas juga selesai

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top