Minggu, Oktober 23

Ruang Cinta Abadi

Ruang Cinta Abadi

aku memendam rindu
memberi hati
bersandar di ruang cinta
menunggu dari waktu ke waktu
dan kau mengabaikan semua itu
di saat gema suaramu
mengembalikan ingatanku

“memang, pagi ini masih basah
sebelum embun di kemas oleh siang”
ucapmu menatapku kosong
dan kau berangsur hilang
bersama kereta yang melaju
meninggalkan ruang cinta
abadi Ferdinaen Saragih (2009: Ruang Karya).

Puisi Lainnya

8 komentar

Mantap lae.. bisa jadi inspirasi buat kami disini yg senang akan nada nada puisi :)

ruang cinta yg abadi itu yg seperti paa cieeee????

Puisinya Romantis...nice post gan...

mantap bro puisi nya...sangat puitis....

keren sobat .. merindu dan menanti :-)

IBX5829BEFF42CDB
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top