Ads Top

Ruang Cinta Abadi

Ruang Cinta Abadi

aku memendam rindu
memberi hati
bersandar di ruang cinta
menunggu dari waktu ke waktu
dan kau mengabaikan semua itu
di saat gema suaramu
mengembalikan ingatanku

“memang, pagi ini masih basah
sebelum embun di kemas oleh siang”
ucapmu menatapku kosong
dan kau berangsur hilang
bersama kereta yang melaju
meninggalkan ruang cinta
abadi Ferdinaen Saragih (2009: Ruang Karya).

Puisi Lainnya

8 comments:

Powered by Blogger.