Senin, September 19

Pemimpin yang Lupa Diri

Lupa Diri

Gedung-gedung megah dan kursi empuk
Kau hinggapi setiap hari
Terasa nyaman olehmu, bukan?
Makan dari keringat rakyat, jerit payahnya

Kau lupa, atau pura-pura lupa
Seribu janji yang kau sorakkan
Kau bisa duduk dikursi itu, Karena siapa?
Rakyat- rakyat yang kau bodohi

Tidak ada hati nurani, lalu lupa diri
Membebani rakyat kecil
Sadarlah, apa kamu lupa dunia akhirat?
Kelak membakarmu oleh api Neraka Ferdinaen Saragih (2008: Bandung).

Puisi Lainnya

1 komentar:

wach keren nih puisi..nya

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top